Konfigurasi Share Hosting

Assalamu'alaikum watohmatullahi wabarokatuh...

Halloo gaess para pencinta dunia IT, kembali lagi diblog saya disini saya akan memberi sebuah materi pembelajaran, untuk kalian yang ingin belajar di bidang IT lebih dalam lagi. Materi pembahasan kali ini adalah Mengkonfigurasi Share Hosting....

Sebelum kita ke konfigurasinya, kita harus tahu dulu nih Apa itu Share Hosting??Jika kalian belum tau, saya akan memberi tahu kalian mengenai Apa itu Share Hosting....
Berikut ini penjelasan singkat dari Share Hosting

Shared hosting memiliki dua pilihan yaitu :
1.   Shared Limited adalah paket hosting yang di mana paket ini memiliki batasan ruang hardisk dan sumber daya bandwidth.
2.  Shared Ulimited adalah paket hosting yang dimana pada paket ini memiliki batasan ruang hardisk dan tidak membatasi bandwidth.

Kelebihan dari Share Hosting :
~ Biaya sewa Share Hosting lebih hmat dibanding dengan biaya sewa VPS atau Dedicate Server
~ Share Hosting cukup mudah digunakan oleh pemula karena tidak perlu menyetting server sendiri
~ Biasanya layanan hosting menyediakan support yang siap 24 jam untuk membantu.
~ Tidak perlu turun tangan sendiri jika ada masalah pada server, penyedia server yang akan turun tangan untuk mengatasi permasalahan tersebut

Kekurangan dari Share Hosting :
~ Share Hosting digunakan secara bersamaan. Jika salah satu pengguna menyebabkan overload atau gangguan pada server maka pengguna lain bisa kena dampaknya
~ Pengguna Share Hosting memiliki akses yang sangat terbatas pada server dan hanya dapat mengakses dan mengelola file nya sendiri
~ Seluruh settingan batasan/limit sudah diatur oleh pengelola server. Pelanggaran dapat mengakibatkan penahanan bahkan penghapusan akun hosting

Setelah kita sudah tahu sedikit pembahasan mengenai Share Hosting... Langsung saja ke langkah apa untuk mengkonfigurasi Share Hosting tersebut. Jika ingin tahu, simak tutorial dibawah ini.

Langkah-langkah Konfigurasi :

~ Pastikan sudah kalian sudah  menginstall PLESK sehingga kalian bisa langsung login ke dalam plesk, usernamenya kalian pakai Administrator dan masukan password dari pc kalian dan Log in.

~ Kalian tunggu proses instalasi plesk hingga selesai

~ Tampilan awal Plesk dimulai pada bagian Website & Domain, disini kalian tambahkan satu domain yang sudah didaftarkan pada internet. Isikan data yang sesuai dengan domain kalian punya. Kalian masukan username dan passwordnya.


~ Jika domain sudah berhasil dibuat maka tampilannya seperti dibawah ini

~ Langkah selanjutnya kita coba menambahkan subdomain dengan mengklik add subdomain lalu diisikan sesuai dengan yang akan kalian gunakan misalnya disini saya menggunakan wordpress contohnya wordpress.salwa.net. Jika kalian sudah memasukkan Subdomain name kalian, otomatis Document root akan terisi

~ Masuk User lalu pilih yang Create User Account untuk menambahkan lagi satu user pada plesk  yang digunakan sebagai user untuk subdomain lainnya


~ Jika sudah ditambahkan kalian bisa lihat pop up dibawah ini yang tertera didalamnya yaitu username, email dan role kita.

~ langkah selanjutnya kita akan coba menginstall wordpress pada salah satu subdomain yang sudah kita buat. Disini saya akan menggunakan subdomain worpress.salwa.net. Dengan cara kalian masuk ke Websaites &  Domains. Lalu kalian pilih Applications.

~Pada bagian Application kita pilih Wordpress lalu pilih yang install custom dan langsung saja kita mulai Instal, tunggu beberapa saat sampai proses download selesai.


~ Selanjutnya akan ditampilkan Licence Agreement dari Installation of Wordpress. Disini Checklist pada bagian I Accept the terms of Licence Agreement. Setelah itu klik Next

~ Selanjutnya isikan username serta password yang akan kalian gunakan nantinya untuk wordpress. jangan lupa isikan data yang lainnya juga yang sesuai dengan yang akan kalian gunakan nantinya. Jika sudah kalian klik install dan tunggu beberapa menit


~ Jika sudah selesai kalian bisa mengeceknya kembali pada tab wordpress yang sudah kalian install.

~ Bisa langsung mengeceknya dengan mengetikan alamat subdomain yang sudah kita daftarkan sebelumnya. Contohnya : http://salwa.net

~ Kalian juga bisa melakukan verifikasi melalui server. Dengan caranya kalian masuk ke Websites & Domains lalu ke bagian subdomain yang akan kalian verifikasi lalu klik pada Preview.

~ Hasil dari verifikasinya bisa kalian lihat sendiri tampilannya sama seperti tadi. Yang membedakannya bukan diarahkan ke subdomainnya namun kalian diarahkan melalui IP.







yeayy, akhirnya konfigurasi sudah selesai
Semoga berhasil....
Semoga bermanfaat yaa blog ini :)
" I have not failed, I've just found 10.000 ways that won't work."
Bye-bye~~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasi Control Panel Hosting

Mengkonfigurasi Sistem Kontrol Dan Monitoring