Konfigurasi File Transfer Protocol Server
Assalamu'alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh
Pada pembahasan kali ini tentang bagaimana konfigurasi File Transfer Protocol atau biasa disebut dengan FTP. sebelumnya tau ga File Transfer Protocol itu apa??
File Transfer Protocol adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP server dan FTP client. itu sedikit penjelasan mengenai FTP.
Baiklah sekarang kita lanjut cara mengkonfigurasi FTP .
Langkah-langkah Konfigurasi
1. Pertama klik server manager sekali kemudian kita tambahkan terlebih dahulu rolenya yakni FTP server. konfigurasi ftp di windows server 2016 klik add roles and fitures.
2. Langkah selanjutnya pilih type instalasi dengan memilih role based instalation. Role base dipilih karena untuk menambahkan beberapa role, role service dan fitur lainnya.
3. Setelah itu pilih server yang akan kita gunakan apakah menggunakan server pool atau virtual hardisk. Disini kita pilih server pool.
4. Berhubung karena FTP serve adanya di dalam web server IIS maka aktifkan terlebih dahulu web server IIS setelah itu baru tambahkaan role FTP server.
5. Nanti akan muncul gambar penambahan role web server IIS. Pada management tool nanti akan terdapat FTP server.
6. Untuk penambahan fiturnya kosangkan saja, kemudian klik "Next".
7. Web server IIS sudah ditambahkan dimana versi yang digunakan Internet Information Service 8.5.
8. Selanjutnya pilih yang role service yang akan digunakan lalu ceklis FTP Server kemudian klik "Next".
9. Setelah itu nanti akan muncul confirmasi instalasi yang sudah dipilih. Karena sudah yakin mau menginstal ftp server maka klik "Next" saja.
10. Proses instalasi akan segera dimulai tunggu beberapa saat sampai starting instalation penuh.
11. Setelah proses instalasi telah selesai klik "Close". Kemudian kita masuk ke tab tools kemudian pilih Internet Information Service (IIS) Manager.
13. Pada bagian server IIS yang sudah dibuat akan tampil sesuai dengan informasi yang diberikan IIS versi 8.
14. Berikutnya double klik server yang sudah dibuat sebelumnya. Lalu akan muncul kotak dialog IIS dengan memberikan pertanyaan apakah ingin menggunakan web platform IIS pilih yes saja lalu berikan ceklis Do not show this message.
15. Maka ketika kita mencentang dengan yes akan muncul kotak dialog menuju Internet Explorer. dengan memberikan informasi internet explorer versi 11 lalu unceklis continius to prompt.
16. Pada bagian kotak dialog internet explorer 11 akan muncul klik ask me later karena kita akan menggunakan web browser yang lain.
Anonymous User
17. Pada bagian ini pilih FTP Authentication. Authentication ini menjelaskan user yang diberikan hak akses login nantinya.
18. FTP authentication ada dua group yaitu anonymous dan basic. kalau anonymous semua user bisa mengakses ftp tersebut kemudian klik "Enable"!
19. Kemudian kembali lagi ke home, selanjutnya pilih FTP authorization rules.
20. Berikutnya pilih Add Allow Rule acrion yang ada pada sebelah kanan, kemudian allow access to content pilih All Anonymous Users. kemudian permissionsnya read dan write diberikan ceklis.
21. Maka satu user anonymous sudah ditambahkan. user ini nantinya akan bisa megakses ftp tanpa ada alogin password.
22. Berikutnya buar letak folder yang akan dishare nantinya pada client. Nama folder yang akan diberikan tentukan sendiri dan drive C atau D yang digunakan.
23. Setelah selesai menambahkan user danfolder di ftp maka kita akan menambahkan site. lalu klik kanan pada sites kemudian pilih add FTP site. bisa juga dengan mengklik langsung pada action sebelah kanan , lalu add FTP site.
24. Lalu tambahkan site name sesuai yang anda gunakan. lalu letakkan pathnya dengan folder yang sudah dibuat sebelumnya.
25. IP binding pada settingan berikut arahkan IP yang digunakan oleh server. kemudian pilih port ftp sebagai default port 21. karena kita belum menggunakan SSL maka pilih "No SSL".
26. Kemudian pilih authentication dan authorization dengan anonymous serta permission read dan write.
Pada pembahasan kali ini tentang bagaimana konfigurasi File Transfer Protocol atau biasa disebut dengan FTP. sebelumnya tau ga File Transfer Protocol itu apa??
File Transfer Protocol adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP server dan FTP client. itu sedikit penjelasan mengenai FTP.
Baiklah sekarang kita lanjut cara mengkonfigurasi FTP .
Langkah-langkah Konfigurasi
1. Pertama klik server manager sekali kemudian kita tambahkan terlebih dahulu rolenya yakni FTP server. konfigurasi ftp di windows server 2016 klik add roles and fitures.
7. Web server IIS sudah ditambahkan dimana versi yang digunakan Internet Information Service 8.5.
8. Selanjutnya pilih yang role service yang akan digunakan lalu ceklis FTP Server kemudian klik "Next".
11. Setelah proses instalasi telah selesai klik "Close". Kemudian kita masuk ke tab tools kemudian pilih Internet Information Service (IIS) Manager.
Anonymous User
17. Pada bagian ini pilih FTP Authentication. Authentication ini menjelaskan user yang diberikan hak akses login nantinya.
19. Kemudian kembali lagi ke home, selanjutnya pilih FTP authorization rules.
22. Berikutnya buar letak folder yang akan dishare nantinya pada client. Nama folder yang akan diberikan tentukan sendiri dan drive C atau D yang digunakan.
24. Lalu tambahkan site name sesuai yang anda gunakan. lalu letakkan pathnya dengan folder yang sudah dibuat sebelumnya.
25. IP binding pada settingan berikut arahkan IP yang digunakan oleh server. kemudian pilih port ftp sebagai default port 21. karena kita belum menggunakan SSL maka pilih "No SSL".
27. Setelah itu konfigurasi FTP sudah selesai kita coba verifikasi dengan meng-klik tanda "Explorer".
28. Disini kita langsung masukk ke folder FTP dan kita create salah satu folder untuk mencoba ftp tersebut.
29. Verifikasi berikutnya dengan mengakses IP aaddress dari server contoh ftp://172.16.30.1 jika berhasil akan mundul folder tadi yang sudah dibuat sebelumnya.
31. Verifikasi lewat cmd dengan menggetik ftp //IP addres. contoh ftp 172.16.30.1 masukkan login anonymous kemudian untuk pertama sekali kalau lewat cmd password default anonymous adalah IUSR.
32. Lewat cmd kita bisa juga upload dan download file dengan perintah pout or get
33. Verifikasi selanjutnya dengan menggunakan fillezilla. Filezilla dapat disownload di situs : https://filezilla-project.org/download.php

Filezilla ini di install pada sisi client gunakan host dengan mengisikan IP address dari srver lalu login anonymous, lalu port ftp dengann mengisi port 21 kemudian klik ""Quicconect". kirim beberapa file ke server sebagai pengujian.
Authentication User
32. Dengan menggunakan authentication user terlebih dahulu bikin folder letak path yang akan dijadikan FTP kemudian buat user yang bisa login ke FTP tersebut. untuk bagian physical admin diganti dengan C://ftp user.
33. Menambahkan IP binding dimana IP tersebut di izinkan untuk membuka file FTP yang ada diserver. Jadi arah ftp tersebut ditentukan pada network tertentu.
34. Authentication user yang di izinkan mengakses ftp tersebut dipilih yang basic karena kita harapkan user tertentu yang bisa mengakses file tersebut dengan permission read dan write
35, Berikutnya menambahkan user yang akan mengakses file FTP tersebut. Pilih tab tools kemudian klik "computer management".
36. klik pada "computer management" pilih user kemudian klik kanan user tersebut setelah itu isi data user yang bisa mengakses ftp tersebut dengan menuliskan gabungan antara huruf, simbol, angka.
37. User yang telah didaftarkan sudah ada pada server tersebut.
38. Coba kalian buka ftp://172.16.30.1 dan login sebagai user yang sudah didaftarkan tadi dan masukkan passwordnya..
39. Selanjutnya buat folder untuk mengecek FTP tersebut berjalan atau tidak. dengan user yang didaftarkan maka user tersebut bisa mengakses FTP.
40. Jika menggunakan lewat CMD maka buat satu folder ke FTP dengan perintah "mkdir" nama folder. jika menggunakan telnet aktifkan fitur telnet server dan telnet client. lalu daftarkan user tersebut kedalam telnet groups. aktifkan servicetelnet dengan manual pada services.msc.
Nah, selesai deh pembahasan kali ini ....
Semoga berhasil!!







































Komentar
Posting Komentar