CARA INSTALL DEBIAN 9 DI VIRTUALBOX

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....


Hai semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan tentang Debian. Apa itu Debian?? Debian adalah sistem opersai bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh programer sukarela(pengembangan Debian) yang tergabung dalam proyeksi Debian. Sistem Operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux dan merupakan distro Linux yang populer saat ini.  Langsung aja buat kalian yang masih bingung, bagaimana cara menginstall debian 9?? disini saya akan menjelaskan toturial cara menginstall Debian 9 dengan menggunakan Oracle VM VirtualBox. Berikut ini toturialnya :

1. Langkah pertama buka Oracle VM VirtualBox.
2. Jika sudah dibuka maka tampilan awalnya seperti dibawah ini, lalu klik New.


3. Isikan pada bagian nama sistem operasi yang akan di install (namanya sesuai keinginan kalian), untuk bagian tipe-nya Linux. Karena kalian akan menginstall Debian 9 yang 64 bit. kemudian klik Next seperti gambar di bawah ini.


4. Kemudian pada bagian ini disini kalian akan menentukan ukuran memori virtualnya, disini saya menggunakan memori sebesar 1024 MB, lalu klik Next.


5. Kemudian kalian akan masuk pada pembuatan hardisk virtual, kita pilih Create a virtual harddisk now lalu klik Buat.


6. Selanjutnya kalian akan masuk ke pemilihan tipe harddisk virtual, pilih VDI (Virtual Disk Image) kemudian klik Next.


7. Kemudian pilih Dinamically allocated lalu klik Next.


8. Selanjutnya pada bagian ini kalian akan disuruh untuk menentukan lokasi dan ukuran berkas, Untuk tahap ini kalian simpan lokasi nya sesuai keinginan kita sendiri, menentukan dengan ukuran hardisk  yaitu 200 GB, lalu klik Create.

9. Langkah selanjutnya kalian sudah selesai membuat sebuah mesin virtual baru, kemudian kalian akan melakukan setting pada mesin virtual tersebut. Klik pada mesin virtual yang kalian buat tadi kemudian pilih Pengaturan.


10. Selanjutnya kalian pilih tab network, kita setting networknya terlebih dahulu pada Adapter 1 yang tadinya NAT menjadi Bridge Adapter, lalu klik OK.


11. Pada jendela utama virtualbox, kita klik Debian yang tadi kita buat klik Start untuk memulai instalasi.

12. Pada langkah ini kita masukkan iso/cd lalu kita klik folder, Setelah itu kalian pilih iso/cdnya untuk yang ingin dimasukkan, Lalu kalian klik Start.

13. Langkah selanjutnya akan muncul gambar dibawah ini, kita pilih Install lalu tekan Enter.


14. Selanjutnya disini kita tunggu proses booting sampai selesai, Jika booting sudah selesai maka kalian pilih bahasa yang kalian akan gunakan, Seperti yang dibawah ini.

15. Setelah itu kita memilih bahasa yang akan kita gunakan dan muncul seperti yang dibawah ini, Lalu kalian klik (Ya). 

16. Disini kita memilih bahasa yang akan kita gunakan lagi.

17. Setelah itu kita pilih pada keyboard yang digunakan untuk qwerty atau keyboard biasa, Lalu kalian bisa memilih Inggris Amerika.

18. Pada langkah selanjutnya, pada saat proses waiting pada network ada pilihan cancel/tekan enter pada saat proses setelan network.

19. Setelah kita menunggu proses booting selesai, maka akan muncul seperti yang dibawah ini, kalian klik kembali disini kalian mengatur jaringan secara manual. Lalu klik Enter.



20. Langkah selanjutnya disini kalian akan melakukan konfigurasi IP jika kita memasukan cidr maka tidak akan muncul konfigurasi Netmasknya, Nah kalau kita tidak memasukkan cidrnya maka konfigurasi Netmask nya akan muncul, Lalu klik Lanjutkan.

21.Nah, disini saya memasukkan cidrnya maka konfigurasi Netmasknya terlihat seperti yang dibawah ini, Maka kita masukkan Netmasknya. Lalu kalian klik Lanjutkan saja.

22. Pada langkah ini kalian masukkan ip gateway-nya, setelah itu klik Lanjutkan.



23. Masukkan Ip DNS-nya atau Name Server, Setelah itu kalian klik Lanjutkan.

24. Pada bagian ini kita masukkan name hostnya dan disini saya menggunakan nama hostnya itu "ujian" setelah itu klik Lanjutkan.

25. Selanjutnya disini kita masukkan nama domain, nah pada nama domain ini saya masukkan dengan nama contohnya "akuhebat.beb", lalu kita boleh kok untuk mengkosongkan nama domain ini. Setelah itu klik Lanjutkan.

26. Pada bagian ini disini kalian akan masukkan Password pada user root, lalu anda klik Lanjutkan.

27. Disini kita akan masukkan ulang passwordnya, lalu kita klik Lanjutkan.

28. Selanjutnya kalian masukkan nama lengkap pada user baru, setelah itu kita klik Lanjutkan.

29. Nah, pada langkah ini nama usernya diambil dari kata pertama dari nama full name atau nama lengkap kalian, lalu kita klik Lanjutkan.

30. Selanjutnya pada bagian ini kita harus memasukkan password pada user baru, lalu kalian klik Lanjutkan.

31.  Disini kita akan masukkan ulang passwordnya, Setelah itu klik Lanjutkan.

32. Disini kalian tunggu proses installnya sampai selesai.

33. Setelah proses instalasi selesai, akan muncul gambar seperti yang dibawah ini. Yang dimana kita pilih zone waktu.

34. Selanjutnya kita konfigurasi partisi dan saya menggunakan partisi Manual, lalu tekan Enter.

35.  Disini kita disuruh untuk membuat table partisi dengan cara klik hdd dan kita tekan Enter.

36.  Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini kita klik Ya untuk membuat partisinya.

37. Pada langkah ini saya akan membuat partisi boot,swap,dan home. Cara membuat partisinya pilih dibagian ruang kosong lalu tekan Enter.

38. Selanjutnya kita pilih buat partisi, untuk membuat secara Manual. kita klik Enter.


39. Setelah itu kita tentukan besar partisinya, Klik Lanjutkan.


40. Tentukan type partisinya, maka type mbr maksimal partisinya primer.


41. Selanjutnya kalian klik awal.


42. Langkah selanjutnya kalian tidak perlu setting lagi jadi langsung saja pilih selesai.


43. Selanjutnya kita bikin baru lagi partisinya dengan ruang kosong, lalu kita tekan Enter.



44.  Lalu kita buat lagi partisi partisinya.


45. Selanjutnya kita tentukan besar partisinya, kemudian klik Lanjutkan.

46. Tentukan type partisinya, maka type mbr maksimal partisinya Logikal.

47. Pada langkah ini kita klik awal.


47.  Pada langkah ini kita perlu setting karena saya ingin menganti titik kaitnya dengan boot, lalu kita Enter.


48. Setelah kita enter akan muncul seperti yang dibawah ini, lalu kita pilih /boot, setelah itu kita Enter.


49. Pada tampilan ini adalah tampilan yang telah saya setting, lalu kita klik selesai.


50. Kembali lagi dengan konfigurasi atau membuat partisi baru pada ruang kosong, lalu kita tekan Enter.


51. Disini kalian membuat partisi baru lagi, dengan cara kalian klik Enter.


52. Setelah kalian akan mengatur partisinya lagi, Klik Lanjutkan.


53. Tentukan type partisinya, maka type mbr maksimal partisinya Logikal.


54. Lalu kalian klik awal lagi.


55. Pada bagian ini kalian klik pada bagian "sistem berkas berjunal Ext4" kita Enter.


56. Selanjutnya kalian enter maka akan muncul seperti gambar dibawah ini, maka kalian pilih ruang swap lalu kita tekan Enter.


57. Selanjutnya kalian klik enter pada bagian selesai.


58. Langkah terakhir untuk konfigurasi atau membuat partisi baru, sekarang kalian membuat partisi baru lagi pada ruang kosong. Lalu kita tekan Enter.


59. Selanjutnya kalian membuat partisi baru, dengan klik Enter. 


60. Pada tampilan ini adalah sisaan yang telah sebelumnya kita menentukan besar partisinya, Lalu kita klik Lanjutkan.


61. Tentukan type partisinya, maka type mbr maksimal partisinya Logikal.


62. Setelah itu kalian liat titik kaitnya adalah home, maka saya tidak akan merubahkannya lagi.

63. Selanjutnya kalian klik "Selesai".

64.  Tampilan ini telah kalian konfigurasi untuk membuat partisi baru, lalu kalian klik pada bagian selesai setelah itu kita Enter.


65. Selanjutnya pada partisi tersebut akan di format, maka kalian klik "Ya" saja.


66. Tampilan ini kalian membutuhkan waktu yang lama.


67.  Selanjutnya akan muncul seperti yang dibawah ini. Scan cd/dvd/iso lainnya? pilih saja Tidak.karena kalau di scan disini mungkin ada beberapa aplikasi yang akan terinstall dvd yang baru discan. Dan membuat waktu instalasi semakin lama berjalan.


68. Pada bagian ini sama seperti dvd/cd/iso tadi itu bedanya adalah menggunakan internet repo. Setelah itu anda klik "Tidak" saja.


69. Pada tampilan yang dibawah ini juga membutuhkan waktu yang lama.


70. Nah, pada tampilan ini kita ditanya apakah kita berpartisipasi dalam survey penggunaan paket debian ini? maka kita klik saja "Tidak".



71. Langkah selanjutnya, kita ditanya apakah kita ingin masuk pada mode GUI atau TEXT? Jika kita ingin masuk kedalam mode TEXT maka kita hilangkan bintang pada bagian "debian dekstopnya", Nah, Jika kita mau masuk kedalam mode GUI maka kita centang atau berikan bintang pada bagian dekstopnya.Nah, Adapun cara untuk menghilangkan centang atau memberikan bintang dengan cara kita klik Spasi pada keyboard kita.Setelah itu kita "Tab" dan kita klik Lanjutkan.


72. Nah, pada bagian ini kita membutuhkan waktu karena tergantung apa saja yang telah terinstall.



73.  Tampilan ini kita pilih langkah selanjutnya dengan pilih "Ya" wajib install grub boot loadernya. 


74. Tampilan berikutnya kita pilih piranti atau yang sudah kita install sebelumnya, untuk pemasangan pada boot loadernya.


75. Jika tadi kita diinstall di hardisk  maka boot loadernya juga menaruh di hardisk tersebut. Setelah itu kita klik Lanjutkan.

76. Akhirnya Installasi debian 9 sudah berhasil.


77. Untuk konfigurasinya di debian 9 ini menggunakan login usernya boleh root atau nama kita sendiri yang telah kita konfigurasi sebelumnya.



yeayyy...instalisasi debian sudah selasi.
gampang kan installnya??pasti dong :)

Sekian dari saya, semoga bermanfaat yaa teman-teman....

Wassalamu'alaikum wr,wb....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengkonfigurasi File Server

Mengkonfigurasi Control Panel Hosting

Cara Konfigurasi WPE dan WPA pada MikroTik Router