Konfigurasi Firewall NAT Mikrotik pada Hyper-V
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
hayyy semuanya, kembali lg di blog saya. Pada pertemuan kali ini saya akan memberikan materi tentang VPS (Virtual Private Server) adalah Sebuah layanan keamanan jaringan yang melindungi jaringan IP Private dari jaringan IP Public. Berposisi diantara jaringan local dan jaringan public. Selain mencegah serangan dari jaringan public, firewall mengontrol koneksi data menuju, melewati, dan keluar dari router. Pada materi kalian kali ini juga masih tetap menggunakan Hyper-V. Tapi, disini kita akan mencoba menghubungkan VM-VM yang ada ke Mikrotik (Router). Kita akan menghubungkan VM-VM yang ada ke internet dengan menggunakan Router.
Caranya samayang kalian buat sebelumnya, disini saya menggunakan VMware Workstasion untuk materi kita kali ini. Agar kalian lebih mudah memahami, saya buatkan topologi untuk pembahasan kali ini. Berukit ini adalah topologinya....
hayyy semuanya, kembali lg di blog saya. Pada pertemuan kali ini saya akan memberikan materi tentang VPS (Virtual Private Server) adalah Sebuah layanan keamanan jaringan yang melindungi jaringan IP Private dari jaringan IP Public. Berposisi diantara jaringan local dan jaringan public. Selain mencegah serangan dari jaringan public, firewall mengontrol koneksi data menuju, melewati, dan keluar dari router. Pada materi kalian kali ini juga masih tetap menggunakan Hyper-V. Tapi, disini kita akan mencoba menghubungkan VM-VM yang ada ke Mikrotik (Router). Kita akan menghubungkan VM-VM yang ada ke internet dengan menggunakan Router.
Caranya samayang kalian buat sebelumnya, disini saya menggunakan VMware Workstasion untuk materi kita kali ini. Agar kalian lebih mudah memahami, saya buatkan topologi untuk pembahasan kali ini. Berukit ini adalah topologinya....
Mari kita mulai saja langkah-langkah konfigurasinya
1. Tahap yang pertama kalian harus membuat terlebih dahulu virtual di VMware. Kita buat dengan iso Windows Server 2016. Kita buat dengan Memory yang agak besar supanya tidak nge lag. Disini saya menggunakan memory sebesar 8 GB.
2. Selanjutnya kalian atur dahulu harddisk nya, aturnya jangan terlalu kecil yaa agar harddisk tidak kepenuhan. Disini saya atur harddisk nya sebesar 120 GB.
3. Berikut ini adalah rincian nya biar lebih jelas nya bisa kalian lihat pada gambar untuk create Windows Server 2016 di VMware Workstation.
Untuk Drive C saya gunakan 90 GB dan sisa nya saya gunakan untuk Drive D
4. Setelah Windows Server 2016 terinstall, jangan lupa untuk instalasi Hyper-V. Jika kalian lupa bisa kalian lihat di blog saya yang sebelumnya, Bisa kalian lihat nii....Mengkonfigurasi Virtual Private Server.
5. Jika sudah selesai proses instalasi Hyper-V, kalian buatlah beberapa VM di Hyper-V. Saya membuat Windows Server 2016 dan Windows 10 karena PC. Ohiyaa, jangan lupa ya buat juga untuk MikroTik RouterOS, bisa kalian lihat pada gambar dibawah ini.
Create VM Router
1. Pada pembuatan VM Router ini bisa kalian lakukan dengan meng create VM biasa, hanya saja pada bagian connect virtual hard disk, kita piilih yang Use an existing virtual hard disk. Pilih kemudian masukkan file .vhdx router nya. Lalu klik Next.
2. Bagian Memory router ini tidak perlu terlalu besar, disini saya buat sama seperti VM sebelumnya yaitu 1GB. Kalian bisa juga buat kurang dari 1GB, misalnya 64MB.
3. Rincian nya bisa kalian lihat pada gambar dibawah ini.
Langkah mengkonfigurasi Router
VM Router sudah dibuat sebelumnya, selanjutnya kita akan lakukan konfigurasi Router. Sebelum ke konfigurasi, download lah terlebih dahulu winbox di Server fisik atau di Server dibuat langsung di VMWare Workstaion.
1. Kalian jalankan RouterOS kemudian login dengan akun admin, untuk bagian password dikosongkan.
2. Lalu Ketik perintah tool romon set enable=yes agar bisa connect menggunakan winbox di Server fisik.
3. Jika sudah, selanjutnya kita ketikkan system identity set name=Salwa. Kita set identity nya agar router kita mudah ditemukan saat akan connect nanti. kalian bisa mengatur identity sesuai dengan yang keinginan kalian.
4. Setelah itu kalian connect kan router ke winbox.
5. lalu kita atur IP DHCP Client agar Router mendapat IP dari Server fisik.
6. Atur terlebih dahulu untuk firewall NAT, klik tanda plus (+) untuk membuat NAT baru. Atur chain nya scrnat, lalu Out. interface nya Ether1. Lalu ke tab action, pilih action nya yaitu masquerade.
![]() |
| Gambar 1 |
![]() |
| Gambar 2 |
![]() |
| Gambar 3 |
Pada bagian DNS juga kalian atur sesuai Network yang terhubung ke internet. Disini saya atur DNS nya yaitu 8.8.8.8
7. Tahap selanjutnya kita atur DHCP Server agar VM-VM yang ada di Hyper-V bisa mendapatkan IP address dari router dan agar bisa akses ke internet juga. Sebelum itu, buat kalian buat terlebih dahulu IP Address ada ether 2. Disini saya buat IP 29.29.29.29/24.
8. Kemudian kita langsung mulai untuk konfigurasi DHCP server nya. perhatikan baik-baik yaa
Pertama klik DHCP Setup, Akan muncul tampilan untuk DHCP Server Interface kita gunakan ether 2. Jika sudah klik Next
9. Tampilan selanjutnya akan otomatis muncul network untuk DHCP. Langsung klik Next.
10 Untuk Gateway otomatis akan muncul, jadi kita bisa langsung klik Next.
Bagian ini yaitu ip yang akan diberikan dari server ke client. Disini juga akan muncul otomatis, tetapi jika kalian ingin merubahnya silahkan saja. Jika tidak klik Next
Untuk DNS Servers ini akan langsung terisi dengan DNS yang kalian miliki. Next saja
Untuk Lease Time nya 00:10:00, bisa kita lanjut klik Next saja. Jika sudah selesai klik OK.
Pengecekan
1. Atur VM-VM yang ada di Hyper-V untuk mendapatkan IP Address secara DHCP, dengan menggunakan Virtual Switch Private, agar VM tersebut bisa mendapatkan ip address dari Router.
2. Berikut ini bisa kita lihat sudah mendapat IP address, dan sudah terhubung ke internet
- Windows 2010
Pembuktian terhubung ke internet. Bisa kita lihat terhubung ke internet. Selanjutnya klik Details untuk melihat IP Address
- Windows Server 2016
Berikut ini adalah pembuktian terhubung ke internet. Bisa kita lihat terhubung ke internet. Selanjutnya klik Details untuk melihat IP Address.
3. Bisa kalian buktikan sendiri pada apakah VM-VM kalian sudah terhubung ke internet atau belum.
Yeayy....
Sudah selesai sudah materi kali ini
Cukup sampai disini yaa..
Semoga bermanfaat :)






















Komentar
Posting Komentar