Mengkonfigurasi Virtual Private Menggunakan Windows Server 2016
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Langkah-langkah konfigurasi :
1. Pertama. disini kita menggunakan aplikasi VMware, Setelah itu kalian klik Creat a new virtual machine untuk membuat virtual yang baru. pada bagian yang di bawah kalian pilih Custom kalian klik Next saja.
~ Proses instalasi bisa berbagai cara, bisa melalui vhd, kemudian file iso bisa juga lewat flashdisk. Arahkan path file iso windows 2016 dan Debian 9 yang akan diinstal.
~ Tamipilan ini merupakan ringkasan dari VM yang kita buat bisa dilihat seperti gambar dibawah ini. Jika sudah, kita lanjut saja.
~ Selanjutnya aktifkan VM yang sudah dibuat sebelumnya dengan cara klik kanan pada Virtual mesin kemudian pilih Conncet.
Berikutnya kita akan membahas bagaimana cara backup export import atau dengan vhd??
Hayy semuanya, apa kabar??semoga masih keadaan sehat wal'afiat, Alhamdulliah pada pertemuan kali ini saya ingin melanjutkan materinya. Materi kali ini adalah Virtual Private. Virtual Private atau bisa disingkat yaitu VPS. Basis sistem VPS adalah teknologi virtualisasi, yaitu teknologi yang memprogram kapasitas satu server fisik menjadi infrastrukturhosting penyuplai beberapa server virtual sekaligus. Meski saling berbagi dalam hal penggunaan hardware server, tiap server sirtual dalam VPS bekerja mandiri dengan sitem operasi dan software terpisah.
Apaaa sii Virtual Private itu?? Salah satu jenis layanan hosting (penyiaran website) dengan menggunakan teknologi virtualisasi server yang berdasarkan dengan server fisik. VPS menyediakan ruang pribadi bagi kalian dalam bentuk server virtual alias tidak nyata. Meskipun dalam kenyataannya kalian harus berbagi server fisik dengan user lain, namun VPS membuat kalian seperti memiliki satu server fisik secara penuh. Hal tersebut dikarenakan VPS terinstal hingga pada level OS di setiap komputer. Pembagian ini hampir sama prinsipnya dengan partisi hard disk pada komputer kalian.
Beberapa kelebihan VPS :
- VPS lebih ekonomis, kalian hanya membayar bulanan dan akan mendapat akses yang mudah.
- VPS lebih fleksibel.
- Dapat melakukan apa saja terhadap VPS karena memiliki akses terhadap ROO.
- VRS memberikan garansi resource (CPU, RAM, dan Space).
- Perawatan VPS terbilang cukup midah, bisa dimulai menggunakan VPS dengan SDM minim dan nantinya bisa ditingkatkan ketika bisnis sudah berkembang.
Hyper-V disebut virtualisasi berbasis Hypervisor adalah Sistem role Virtualisasi yang terdapat pada Windows Server 2008 R2 dengan menyediakan berbagai macam tool dan services yang lebih fleksible cukup dengan menggunakan model server basis virtualisasi. dengan kata lain Hyper-V ini lebih sering digunakan dalam infrastruktur server dengan mengutamakan nilai efesiensi , baik instalasi dan administrasi.
Hypervisor bisa diibaratkan suatu aplikasi khusus yang berjalan pada suatu server yang memungkinkan system operast dapat berjalan diatasnya. Secara umum hypervisor dibagi menjadi 2 yaitu :
- Barametal architecture yang dikenal sebagai hypervisor type 1, tipikal ini berjalan diatas perangkat keras server artinya tidak diperlukan sistem operasi lain untuk menjalankan hypervisor type 1. Contoh nya Vmware ESX/ESXI, Microsoft hyper V.
- Hosted architecture sebagai type 2 jenis ini memerlukan OS lain sebelum bisa digunakan. Contoh nya adalah VMware workstation, Virtualbox, Virtual PC.
Langkah-langkah konfigurasi :
1. Pertama. disini kita menggunakan aplikasi VMware, Setelah itu kalian klik Creat a new virtual machine untuk membuat virtual yang baru. pada bagian yang di bawah kalian pilih Custom kalian klik Next saja.
2. Lanjut klik Next saja.
3. Bagian yang ini ingin melakukan instalasi dengan menggunakan file ISO dari sistem operasi yang akan kalian install, Disini kalian klik bagian I will Install operating system later, jika sudah lanjut klik Next saja.
4. Disini kita menggunakan windows server 2016, maka dari itu pilih Microsoft Windows kemudian kalian pilih pada bagian Version-nya yaitu Windows Server 2016. Lalu klik Next.
5. Akan muncul tampilan seperti ini, Maka kalian harus mengisikan Virtual machine name yang akan kalian gunakan nanti, kemudian pada bagian ini kalian akan menentukan lokasi dimana data virtual maka kalian klik browser lalu klik Next.
6. Pada tampilan seperti yang dibawah ini. kita berikan perangkat boot yang akan kita gunakan nantinya, Lalu pada bagian Firmware Type kita pilih BIOS lalu klik Next.
7. Pada langkah ini disini kita disuruh untuk mengatur processor yang akan kita gunakan nantinya. setelah itu klik Next.
8. Selanjutnya pada bagian ini kita akan menentukan jumlah memory atau ram yang akan kita gunakan nanti, disini saya menggunakan memory 8GB. Kemudian kalian klik Next saja.
9. Berikutnya kaliann bisa memilih untuk koneksikan ke internet kalian pilih Use Bridge Networking agar network bisa mengikuti interface pada pc. Setelah itu klik Next untuk tahap selanjutnya.
10. Pada bagian ini kita pilih bagian LSI Logic SAS supaya mempermudah VMwarenya. Setelah itu klik Next.
11. Pada bagian ini sama saja dengan yang sebelumnya lalu klik Next saja.
12. Disini ada 3 opsi pilihan untuk kita memakai hardisk, 3 pilihannya yaitu :
- Create a new virtual disk.
- Use an existing virtual disk.
- Use a physical disk (for advaced users).
Disini saya pilih opsi Create a new virtual disk, Setelah itu kita klik Next saja.
13. Berikutnya bagian ini untuk memilih hardisk baru dan disini kalian bisa mengatur kapasitas dan maksimal hardisknya. kemudian kalian pilih pada bagian Store virtual disk as a singgle file. Lalu klik Next saja.
14. Pada langkah ini kita berikan nama hardisk yang akan kalian buat, Setelah itu kita klik Next saja.
15. Disini langkah terakhir konfigurasi VMwarenya lalu kalian klik Finish saja yaa.
16. Selanjutnya, karena basis GUI tidak bisa diinstal hyper-v maka kalian coba dengan menggunakan powershell lewat command prompt, kalian klik tempat pencaharian lalu klik powershell. Jika sudah pilih powershell ISE.
17. Langkah pertama copy kan script ini pada powershell : Enable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName Microsoft-Hype-V -All -NoRestart, lalu tkan enter. Tunggu proses pengaktifan hyper-v beberapa saat.
18. Masukkan script yang kedua pada powershell : Install-WindowsFeature RSAT-Hyper-V-Tools -IncludeAllSubFeature, klik enter. Perinta ini untuk menginstal fitur RSAT hyper-v.
19. Script yang ketiga masukkan script ini pada powershell : Install-WindowsFeature RSAT-Clustering -IncludeAllSubFeature, lalu ekan enter. perintah ini menjelaskan instalasi fitur RSAT clustering pada server.
20. Script yang keempat masukkan script ini pada powershell : Install-WindowsFeature Multipath-IO,lalu tekan enter. perintah ini untuk menginstal multipath IO. Multipath-IO adalah menonaktifkan software dan hardware vendor untuk mendevlop multipathing solutions yang akan bekerja secara efektif.
21. Script yang kelima masukan script ini pada poershell :
Restart-Computer lalu tekan enter, tunggu proses restart.
22. Pastikan bahwa hyper-v sudah terinstall pada server, untuk lebih jelasnya bisa kalian lihat gambar dibawah ini.
23. Pada bagian ini pilih tab tools kemudian kalian pilih hyper-v manager untuk membuka awal virtualisasi.
23. Selanjutnya akan muncul tampilan awal Hyper-v yang dikembangkan untuk informasi memanage virtualisasi server. Virtualisasi bisa diartikan sebagai pembuatan suatu bentuk komputer fisik.
24. Virtual switch terlebih dahulu create digunakan untuk mesin virtual pada host Hyper-V untuk berkomunikasi dengan komputer lain. Disini kalian klik Virtual Switch Manage yang ada pada pojok kiri.
25. Tipe virtual switch ada 3 yaitu external, internal dan private
- Jika menggunakan virtual switch external maka bisa langsung terhubung dengan VM server berada diluar host.
- untuk yang Internal untuk menghubungkan VM dengan VM pada server fisik yang sama atau sebaliknya.
- Sedangkan Private menggunakan VM dengan VM pada server fisik yang sama.
26. Kali ini akan membuat VM Switch external pilih koneksinya apakah menggunakan wireless atau LAN.
27. Muncul tampilan ini pending changes may distrupt network yang menjelaskan akan ada perubahan penambahan interface network dan perubahaan ip static berubah secara otomatis ke dalam virtual switch.
28. Pada langkah selanjutnya kalian cek apa ini sudah benar atau tidak dengan yang kalian konfigurasi network kita pada sebelumnya jaringan yang tersedia. Lalu kita klik Close aja.
Verifikasi
1. Create virtual switch sudah selesai selanjutnya membuat VM pada hyper-v. klik kanan pada sever hyper-v pilih new kemudian pilih virtual machine.
2. Sebelum instalasi VM ada dua pilihan yakni dengan klik langsung finish akan membuat satu VM baru. Sedangkan cara yang kedua yakni kalian pilih costum pilh next.
3. Masukkan nama dan tentukan lokasi untuk dimana file itu akan disimpan. Untuk memudahkan, berilah nama sesuai dengan Virtual yang kalian install seperti misalnya Windows Server 2016 dan Debian 9.
![]() |
| Windows server 2016 |
![]() |
| Debian 9 |
4. Terdapat 2 generasi virtual mesin disini. Untuk Generation 1 disesuaikan dengan settingan bios. Sedangkan untuk generation 2 untuk hardware yang memiliki UEFI dengan support 64 bit. Disini kalian pilih yang Generation 1.
~ Setting memory sesuai dengan server yang kalian dipakai. Disini saya setting sebesar 2048 untuk instalasi Windows 2016.
~ Disini pilih Virtual Switch yang sudah kalian buat sebelumnya.
~ Berikutnya, isikan virtual hardisk sesuai dengan yang kalian inginkan, jika sudah klik Next.
![]() |
| Windows server 2016 |
![]() |
| Debian 9 |
![]() |
| Windows server 2016 |
![]() |
| Debian 9 |
~ Tamipilan ini merupakan ringkasan dari VM yang kita buat bisa dilihat seperti gambar dibawah ini. Jika sudah, kita lanjut saja.
![]() |
| Windows server 2016 |
![]() |
| Debian 9 |
~ Selanjutnya aktifkan VM yang sudah dibuat sebelumnya dengan cara klik kanan pada Virtual mesin kemudian pilih Conncet.
~ Jika sudah akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, untuk memulai instalasi VM.
~ Ketika sudah memulai proses instalasi, maka akan berjalan . Tampilan awal Hyper-v akan muncul.
~ Windows 2016 sudah selesai diinstal.
~ Setelah itu proses instalasi sudah selesai, Berikut bahwa tampilan ini sudah berhasil.
~ Selanjutnya kalian aktifkan VM yang sudah dibuat sebelumnya dengan cara klik kanan pada VM kemudian pilih Start.
~ Kemudian klik tombol start untuk memulai instalasi VM.
Create VM Mikrotik
~ Selain Windows dan Linux tentu saja kalian juga bisa menggunakan OS Mikrotik. Disini saya tidak menggunakan RouterOS melainkan CHR (Cloud Hoster Router).
~ Lakukan sama halnya seperti pembuatan VM sebelumnya, hanya saja pada bagian step Connect Virtual Hard Disk pilih bagian Use an existing virtual hard disk. Kemudian arahkan lokasi nya.
~ Ringkasan dari VM nya dapat kita lihat seperti pada gambar dibawah ini. Jika sudah klik Finish
![]() |
| Debian 9 |
![]() |
| Windows server 2016 |
Berikutnya kita akan membahas bagaimana cara backup export import atau dengan vhd??
- Export
~ Klik kanan pada VM lalu kalian pilih Export
~ Pililah lokasi direktori, untuk menyimpan dimana lokasi hasil export akan tersimpan.
- Import
~ Klik pada tab Action pada Hyper-V, kemudian pilih Import Virtual Machine.
~ Masukkan lokasi folder dimana letak file yang ingin kalian import, jika sudah klik Next saja.
~ Tahap berikutnya kalian pilihlah file yang ingin diimport, kemudian klik Next.
~ Disini saya memilih opsi Register the virtual machine in place, Jika sudah klik Next.
~ Bisa kalian lihat, disini kita klik Finish saja. Dan bisa kalian lihat sendiri VM sudah bisa berjalan.
Yeayy konfigurasinya sudah selesai kawan
Sampai bertemu lagi di materi selanjutnya
Semoga bermanfaat :)
Bye-bye~~




























































Komentar
Posting Komentar